spacer.png, 0 kB
Perum Perhutani memelihara hutan sebagai life support system dan menjaga keseimbangan fungsi lingkungan, sosial dan ekonomi. Oleh karenanya partisipasi masyarakat, pemerintah daerah, investor dan pihak lainnya bersinergi bersama Perum Perhutani untuk menyelamatkan hutan. No Forest No Future.
 

Galeri Foto

     


spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
Halaman Utama
Pembangunan Waduk Jatigede Cirebon Terhambat Pembebasan Lahan Perhutani PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Mahfud   
Senin, 14 April 2008

CIREBON--MI: Pembangunan waduk Jatigede, Cirebon guna mengairi 90 ribu hektare lahan pertanian di Cirebon, Jawa Barat terkendala pembebasan lahan PT Perhutani seluas seribu hektare.

"Pembebasan lahan milik petani sudah 90%, yang belum selesai malah milik Perhutani," kata Menteri PU Djoko Kirmanto di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Sabtu (5/4) saat mendampingi Wapres Jusuf Kalla dalam rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta.

Namun Menteri PU optimistis pembebasan lahan milik Perhutani akan segera kelar, apalagi Menteri Kehutanan MS Kaban sudah menegaskan tidak ada lagi masalah pembebasan lahan.

"Nanti sesuai UU, lahan milik Perhutani akan kita ganti," tuturnya. Djoko yakin jika pembebasan lahan milik Perhutani selesai, pembangunan Waduk Jatigede bisa segera dimulai dan diselesai tahun 2011.

Mengenai pendanaan pembangunan waduk, Djoko mengaku tidak ada masalah karena akan didanai penuh dari pinjaman China senilai Rp2,5 triliun. Djoko menyatakan Waduk Jatigede memiliki peran penting selain untuk pengairan lahan pertanian. "Waduk juga untuk suplai air bersih dan pengendalian banjir untuk Indramayu," tuturnya. (Fud/OL-03)

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB
spacer.png, 0 kB